Sejarah Kerajaan Ho-Ling (Kaling)
Kira-kira pertengahan abad ke-7 di Jawa Tengah muncul Kerajaan Ho-Ling (Kaling). Menurut berita Cina pada masa Dinasti Tang, Ho-Ling sebelumnya dikenal dengan nama she-po (Jawa). Ho-Ling letaknya di lautan selatan. Batas-batas negara Ho-Ling, yaitu di sebelah timur Po-li (Bali), di sebelah barat To-po-teng (suatu tempat di Sumatra), di selatan berupa lautan, dan di utara Kerajaan Chen-la di Kamboja.
Kerajaan Ho-Ling cukup kaya karena tanahnya subur. Rakyatnya hidup makmur, tenteram, dan damai. Kota dikelilingi pagar-pagar kayu. Raja tinggal dalam sebuah bangunan besar dan bertingkat yang beratap daun palem. Kegiatan ekonomi masyarakat di antaranya menghasilkan kulit penyu, emas, perak, cula badak, dan gading. Di Ho-Ling ada sumber air asin, mungkin dimanfaatkan untuk membuat garam. Berkat kondisi itu, masyarakat Ho-Ling memperhatikan pentingnya pendidikan. Buktinya, penduduk Ho-Ling sudah mengenal tulisan dan ilmu perbintangan.
Pada sekitar tahun 664 dikabarkan telah datang ke Ho-Ling seorang pendeta Buddha dari negeri Cina bernama Hwining. Ia sempat tinggal di Ho-Ling selama
0 Response to "Sejarah Kerajaan Ho-Ling (Kaling)"
Post a Comment